Mungkin aku kurang pandai berbahasa asing, namun..beberapa kata mutiara yang aku dpt dr twiiter @damnitstrue, is really expression of my heart that has not been spoken before...
inilah aku...yang menjadi apa adanya, jangan pertanyakan kepadaku, cukup ketahui dan pahami tentang SIAPA AKU sebenarnya.
Senin, 04 Februari 2013
Buat Kamu - seriously :-*
Mungkin aku kurang pandai berbahasa asing, namun..beberapa kata mutiara yang aku dpt dr twiiter @damnitstrue, is really expression of my heart that has not been spoken before...
Minggu, 03 Februari 2013
4Ever, I Never Will 4get U
Entah apa yang aku rasakan dalam hidup ini,
seolah telah menemukan teman sehati, teman sejati namun diantara kita terlalu sering saling menyakiti.
Aku memang tak mampu untuk melupakannya, entah mengapa hal ini terjadi padaku
Aku memang lebih baik tetap bisa melihatnya walaupun hati ini luka, asal aku tetap dapat menatap nya walaupun dia tak sedikitpun menoleh kepada ku.
Aku tidak merasa dilukai, atau sudah mati rasa...??
Aku tidak tahu apakah ada batasannya atau tidak...
Aku tidak tahu sampai kapan perasaan ini akan sedemikian tulus nya akan mati...
Aku tidak tahu.................
Dan aku belum bisa mendapatkan jawabannya,
Aku belum menemukan apakah arti dari perasaanku ini,
Aku tidak akan pernah menemukannya........
Karena aku sendiri yang merasakannya saja tidak bisa menjelaskan..Apa yang sedang terjadi.
Mungkin ini sebuah fenomena...atau hanya sebuah nafsu dunia??
Aku tak tahu
Bisa saja ini disebut Pengorbanan...atau yang dikorbankan??
Bisa jadi
Atau..inikah yang dinamakan KETULUSAN?
Mungkin saja
karena..
DISAAT PEKERJAAN KITA TIDAK PERNAH DIHARGAI, DISAAT ITULAH KITA SEDANG BELAJAR KETULUSAN
Minggu, 20 Januari 2013
Re-volusi 25
Ada sebuah cerita...
Pernah ada seseorang yang bagaimana dia mengungkapkan perasaan kasih dan sayang nya yang tak terhingga yang dia lukiskan dalam sebuah cerita, seperti prosa namun panjang, hampir mirip novel.
Banyak tokoh dalam cerita itu..karena memang itu sebuah kisah nyata, kisah dirinya dengan seseorang yang dia sayang...
Namun hingga saat ini kisah itu berakhir dengan pahit, seseorang yang dia sayang itu tidak pernah mengetahui keberadaan naskah itu..samasekali. Kalaupun dia tahu, dia pasti cuma tahu bahwa itu hanya sekedar ketikan iseng yang sering dia lakukan di Lapotopnya atau sekedar curahan hati.
Dalam naskah itu, dia menggambarkan bagaimana awal mula dia bisa menjadi seperti saat 2 tahun lalu..tepat nya pada tanggal 25 Desember 2010. Sebuah perasaan yang dahulunya pernah di tolak mentah-mentah oleh hatinya. Sebuah perasaan yang menggantikan akan sosok kasih keluarga yang selama ini belum pernah dia dapatkan, tepat nya kasih dari seorang Ayah dan Ibu. Perasaan itu cukup membingungkan dan bercampur menjadi satu..menjadi sebuah ungkapan yang terlampau penting baginya. Dan dia sendiri tak tahu harus menyebut apa atas perasaan tersebut.
Layaknya sebuah hubungan, pasti ada siklus naik turunnya kuantitas sebuah perasaan kasih itu. Seperti manusia kebanyakan, ada banyak bumbu dalam kehidupan itu, suka, duka, pahit, manis, asem, tawar, tawa, tangis, semua dapat kita lalui bersama. Bagaimana mereka pernah bertengkar dengan hebat, caci maki, saling dorong pun tak terhindarkan. Namun itu semua dapat dilalui karena mereka masih saling menyayangi satu sama lain dan yang paling penting dalam situasi dan kondisi seperti itu adalah masih ada nya perasaan saling menghormati dan kepedulian masing-masing dari mereka.
Intinya walaupun terjadi badai dalam hubungan tersebut, tidak ada istilah menyepelekan atau menomor-dua kan masing-masing diantara mereka, dan itu tetap memberikan sense of relationship yang indah, yang nyaman dan masih sangat layak untuk dapat menjadi tempat hidup.
Keindahan itu sedikit retak atas tragedi di hari ulang tahunnya. Bertepatan di hari ulang tahun itu, dia juga mendapat sedikit luka yang datang dari keluarganya. Keinginan untuk saling perduli..perlahan mulai sirna.
Sudah ada niatan untuk menyepelekan, menomor-duakan dan mengesampingkan urusan bagi yang terkasih, atas salah satu dari mereka.
Menjadikannya yang ke-dua adalah kesalahan fatal setelah selama ini dia selalu menjadikan seseorang itu yang pertama dalam segala hal. Bukan pelukan dan ciuman yang membuat sebuah hubungan bertahan, namun cukup perhatian-perhatian kecil...itu adalah sebuah tindakan besar yang dapat menjadi pondasi kasih dan sayang mereka.....Namun seseorang ini berbeda, dengan menginginkan sebaliknya...dia tidak meng-anggap perhatian-perhatian kecil yang dilakukan olehnya selama ini...dan menurut seseorang itu perhatian-pengertian dan kepedulian itu adalah..KURANG.
Tidak penting baginya seberapa sering seseorang itu tidak peduli bahkan tidak mau mengerti akan pengorbanannya selama ini, namun intensitas kepedulian dan perasaan terkasih itu yang diberikan, masih tetap sama porsinya seperti awal ketika mereka bertemu.
Seiring bertambahnya waktu...keindahan yang dulu nya terlihat seperti akan abadi, kini t'lah benar-benar pecah...hancur berkeping-keping.
Seseorang itu pernah memohonkan atas kesempatan kedua di suatu malam perdebatan yang besar. Namun belum sehari kesempatan itu di peroleh nya, seseorang itu t'lah menghancurkan nya lagi..
Dan itulah saat dimana sudah tertutup kesempatan yang ke-sekian kalinya yang telah diberikan oleh dirinya kepada seseorang tersebut. Bukan maksud nya melebihi kewenangan dari Tuhan Yang Maha Esa yang selalu membuka kesempatan kepada hambaNya untuk bertaubat..tidak.
Dia hanyalah seorang manusia yang selalu menerima petunjuk dari Tuhan untuk dijalankan dan dijadikannya sebagai cahaya penuntun dalam perjalanan di kegelapan malam, sendirian.
Dan itulah petunjuk itu....
Untuk segera pergi meninggalkan kepahitan, daripada mempertahankan kepedihan ini terus-menerus.
Untuk segera berjuang...sendrian, meraih mimpipun sendirian...
Mungkin dia sudah tidak mengetahui lagi cara apa yang harus diambil, karena dia cuma seorang manusia.
Manusia yang punya batas kesabaran.
Manusia yang masih membutuhkan kasih dan sayang.
Dan sewajarnya manusia yang membenci kemunafikan.
Mungkin memang sudah tiba saat untuk nya membangun hidup kembali, pembangunan yang tertunda karena nafsu semata. Nafsu ke-egoisan yang mengatasnamakan CINTA, KASIH dan SAYANG.
Yang indah yang pernah ia rasa, dan yang pahit yang pernah ia terima.
Terimakasih cinta...kau mengajarkan segalanya.
Yakinlah, bahwa ada cahaya di ujung lorong sana...tergantung dari kita, apakah kita mau berlari hingga ujung lorong itu atau kita hanya mau menangis saja yang takut akan kegelapan. Karena kita tidak sendiri.
Rabu, 16 Januari 2013
Seconds of Waiting Her Smile
Alhamdullillahirobbilalamiin,
Terimakasih Ya Allah..Kau telah memberikan kesembuhan pada Eyang Uti kami...
Kau telah mengembalikan semangat ku lagi...
Uti, mudah-mudahan..sehat selalu yaa...dijaga pola makannya :-)
Kita semua disini lagi nunggu senyuman pertama Uti pasca Uti sakit heee......
Kalau Uti sehat, aku disini jadi tenang untuk kembali tersenyum..
Ga Galau lagi...heheee karena semangat ku sekarang tinggal satu...yaitu Uti.
Keep Fighting ia Uti sama penyakitnya...jangan biarkan penyakit itu datang lagi Okeee...
Semangat!!!!
Salam terhangat dari cucu Uti,
-ochipmunkz-
uuuuupps....heheheee
Wass.
MOVE ON
Ternyata baru aku sadari
bahwa selama ini aku galau dan gelisah..itu bukan karna mu
aku sedih dan jatuh..itu bukan karna mu
Aku hanya kehilangan tempat bersandar, tempat mengadu
Tempat ku terbiasa membagi suka dan duka ku
Aku hanya tidak pernah merasa mau untuk berdiam diri dalam kesendirian..saat duka ku datang menghampiri
Aku hanya terbiasa membangun tawa bersama mu saat hati ini tergores luka, saat keraguan ku....dalam segala hal..
Dan saat kau tak ada...semua membuat aku hilang kendali, disaat aku dirundung duka tak henti
kau melupakan ku...
kau membiarkan aku seperti layaknya sampah yang harus segera kau buang jauuuuh
kau ludahi dan kau injak-injak...
tak cukup disitu...kau tikam aku...
mungkin itu perumpamaan saja...namun bagaimana jikalau itu benar ku rasa??
dan sakit nya bukan main...sakit sekali !!!
melebihi sakit yang aku terima dari duka yang datang menghampiri ku
Namun kini...kau takkan lagi menyiksaku
Masa ku kini t'lah datang
Sinaran baru yang t'lah menjemputku...
Kini aku bahagia....
Aku berharap ini kan selamanya, bukan hanya pelampiasan atau kemunafikanku...
Tapi yang ku rasa saat ini
Yang ku temukan saat ini...
Adalah ruang yang terbuka lebar penuh cahaya...
dan ruang itu ada di dalam hatiku...hati ini...
Terimakasih pada Sang Pelukis Takdir, yang telah mengambil duka ku
Terimakasih pada Nya yang telah menunjukkan ku jalan agar aku mampu meraba dalam gelap yang tiba-tiba menghampiriku..sendirian...
Terimakasih pada Dia yang Maha Sabar...
yang memeluk aku dan merengkuhku dalam kesabaran walau dengan beberapa tetes air mata...
Terimaksih...Segala nya kini t'lah terbuka
dan aku t'lah mengetahui jawaban itu
.....Bahwa, tak sedikitpun kau mampu menggores hatiku sehingga ku jatuh
Karena bukan kau yang aku harapkan untuk kembali bersinar terang di hatiku..
bukan kau!!!!
SILAHKAN PERGI DENGAN BERBAGAI KEMUNAFIKAN ITU, MAKA SEKALINYA KAU PERGI DAN AKU PUN BERBALIK MENINGGALKANMU..JANGAN HARAP AKU KAN ADA HATI TUK MAU MENERIMAMU LAGI !!
Karena kau tak pantas untuk menyandingku lagi saat aku terluka....
bukan kau lagi yang akan memberiku secercah harapan pada sesuatu yang mustahil....
Karena perbuatannmu...aku belajar segalanya dari mataku yang dulunya BUTA akibat Kasih dan Sayang ku...
Selamat tinggal..kini aku kan segera menemukan penyempurna mimpi-mimpi ku, penopangku disaat luka lara dan pemberi angin disaat-saat gerahku....
It'S TIME TO MOVE ON Maaaaann..........!!!!!
Rabu, 09 Januari 2013
Go Away!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Mengacuhkanku seperti sampah di depan mereka
Apa yang kamu cari?
Untuk kebahagiaan aku kamu bilang...
Bukan...itu hanya alasan semata
Alasan untuk memberikan jawaban yang sepertinya akan aman....namun menyakitkan
Saudara...terlihatkah diwajahku aku mengharapkan dunia mu??
Tidaaaak!!
Tidak sama sekali terlintas dibenakku untuk mengambil sebagian dari dunia mu untuk aku miliki...
Tidak...sungguh kamu salah menilainya
Aku tidak peeernah mengharapkan dunia siapa-siapa....Salah kamu menilaiku
Hanya kesediaan yang aku harapkan, teman...!!
Tidak lebih.
Kau mengagungkanku hanya didepanku
Kau memujiku hanya didepanku
Kau memahami hanya didepanku
dan Kau mencintai hanya didepan......
.....ketika kau dibelakangku.....
Kau meludahiku, seperti bangkai
Tak berguna untuk dicinta..layaknya sampah!!
Memaksa untuk dimengerti tapi tak mau mengerti
Memaksa untuk dipahami namun tak pernah belajar memahami
Semua berjalan seperti robot...
Kosong namun berisi
dan berisi tapi kosong
Segala nya harus berubah, segalanya harus lebih baik
mungkin.......aku akan bisa bahagia
dan saat aku kembali bahagia, aku akan tetap menyapamu...teman.
Go a Head!!
Aq rindu menanti....sesuatu yang tak pasti
Namun takkan ku biarkan semua melebihi Mu Tuhan,
Maha segalanya atas semua ciptaan Mu
Ajarkanku berdiri Tuhan
Agar aku bisa berjalan pelan...
Menghindar dari duri yang saat ini ku pijak
Tuntunlah aku pada jalan Mu Tuhan
Agar aku bisa berlari walau tanpa melihat
Menerjang lepas segala luka lara ini tanpa berbalik
dan kembali tersenyum pada dunia Mu Tuhan
Tuhan, janganlah Kau lepaskanku dalam keadaan diri yang lemah
resah dalam menghadapi segala cobaan Mu...
Berilah kekuatan lahir batin dalam jiwa raga ini Tuhan
Agar aku tidak selalu menyiksa diri dalam kelemahan..
kelemahan menjaga martabatku sebagai seorang manusia dengan akal pikir serta kesediaan hati untuk bangkit dari keterpurukan
Kumohon kuatkan hati dan jiwaku Tuhan
Untuk menghadapi dengan tabah segala ujian Mu
Ujian cinta kasih sayang yang selalu Kau hadirkan pada orang-orang yang Kau pilih
Aamiin
Langganan:
Postingan (Atom)






