Sabtu, 07 November 2015

Ini AKU.

Gue juga manusia
Gue bukan ciptaanNya yang lebih sempurna dari Para UtusanNya
Gue tempat salah dan dosa

dan Gue punya hati dan otak
Gue lahir di bumi, hanya sebagai manusia biasa
sama kek kamu

Gue, org nya sabar
jauh dilubuk hati gue, gue org nya ekspresif, temperament, egois dan baper (kalau bahasa jaman skrg)

tapi lebih jauh lagi dilubuk hati terdalam
Gue org nya penurut dan selalu mengalah

Apa salah klo Gue mengharapkan seseorang
memperlakukan Gue selayak nya Gue memperlakukan dia?

Gue ikutin kemauan kamu
apapun itu
Gue gak pernah yang namanya perhitungan

Gue ikutin, kalau memang harus berjuang jatuh bangun sendiri..an

berjalan disebelah orang yang sibuk dengan "Dunia Maya nya"

berjalan bersanding dengan orang yang
sibuk bercengkrama dengan orang lain melalui satelit kecanggihan teknologi
yang untuk menoleh ke arah ku pun,
itu tak sempat

( 2 paragraf di atas, hanya perumpamaan, intinya..Gue sibuk ngejagain orang, perhatiin orang, sayangin orang dimana orang itu ga pernah anggep Gue Penting buat hidup dia, Gue dicari saat dia lagi pengen sesuatu.....dikata Gue Gojek kali yaak huffffttt)

Gue bukan seseorang yang diinginkannya
Dari cara dia memperlakukan Gue, beda
dengan Dia memperlakukan orang yang memang benar2 dia suka

Gue selalu mendengar dia bercerita tentang orang-orang yang pernah hidup di masa lalunya

Dan cerita itu berbanding terbalik 180'
dengan keadaan Gue dan Dia sekarang ini.

Sungguh beruntung orang-orang itu yang mendapatkan perhatian penuh dari manusia ini, manusia yang Gue sayangi.

Ngerasain jalan berdua bareng Dia, tapi Gue berasa..kaki Gue pincang. Tapi gue terus jalan.....dan itu tanpa uluran tangannya.

-kurang lebih seperti itu lah..lebih jelasnya hubungan Gue saat ini-



-Nici-

Rabu, 02 September 2015

Kasih tak sampai

Dear rembulan terang yang menemani setiap kayuhan pedal sepeda ku malam ini,

Aku hendak mengungkapkan rasa
Yang t'lah dalam terpendam
Jauh...menjauhi dasar dari lubuk hati

Yahh....dia yang bisa memanjakanku
ternyata, melihatku tak lebih hanya sekedar teman biasa

Bias....pandangan serta pikiran ini terpendar
mengikuti kemanapun arah cahaya malam menemukan titik tuju nya

Dia yang terbiasa memeluk manis,
mendekap erat, tak jarang bercanda
dengan berbicara dalam jarak wajah yang...

.....begitu dekat......

percayalah...
-hingga ku merasa sulit untuk sekedar bernafas-

Ternyata, dia melihatku tak lebih dari seorang...

sahabat terbaik - bagi nya
penghibur yang handal - bagi nya
sesosok yang romantis - namun bukan untuk dirinya
mampu untuk menyayangi - namun bukan
untuk dirinya
open mind - bagi semua

dan dirinya tak sedikit pun terpikirkan
apa yang aku lakukan, semua itu untuk nya.



Kosong, aku tak pernah tau apa yang
harus ku lakukan tiap episode ini,
ku main kan

Rapuh, benteng kuat yang ku tanam
di kedua pelupuk mata ini....
tiba-tiba melebur

Yahh.....entah mengapa aku tak sanggup
menahan lagi, air mata ini perlahan menetes..

Aku tidak paham, ternyata perasaan ini
begitu dalam..
Aku seakan baru menyadari nya

Bahwa selama ini, aku mencoba untuk
selalu menganggap biasa..setiap:

Pandangan nya
Pelukan nya
Ucapan sayang nya
Ungkapan-ungkapan manis nya
Genggaman tangan nya
Keinginan nya untuk selalu dimanja
...diperhatikan...
...dibelai...
...disayang...

Hal-hal kecil yang selalu tak pernah bisa
ku tolak..

Namun ternyata itu berkesan istimewa
untuk jiwa yang jauh di bawah
alam sadar ku...

Aku tak pernah menyadari, bahwa aku teramat menyayanginya

Akupun tak pernah tau, kapan aku
mulai menyimpan tiap keistimewaannya
dalam ingatanku


Dimalam ini,
satu yang pasti....
Dirinya bukan untuk ku


Selamat tinggal mawar putih.
Kau tidak seharusnya dimiliki dia!!



Nici
Adventure Found

Selasa, 11 Agustus 2015

kejutan kecil

Malam yang indah di antara kumpulan
malam-malam terindahku
Dia begitu bersinar
yah...terang sekali saat ini
sempat menyilaukan mataku
dan dia menyatakan
bahwa ini malam milik kita,
kita bersama melanglang buana
mengarungi samudra perjalanan kedepan
berbagi cerita canda dan romansa

tersirat luapan kegembiraan yang kasat mata
dipancarkan
dipertunjukkan
entah sebagai pemberian atau penerimaan

yang pasti, susah sekali untuk menaklukkan nya
dan baru sekarang dia meyakinkan diri
untuk melangkah bersama di dunia dongeng
yang kita ciptakan

welcome to my world, babe.
I'll be losing you if I do break the line.
That's my promise.

Nici

Senin, 29 Juni 2015

Kelinci kecil ku

Mereka menyebutnya "kelinci"
kelinci ini lucu, kadang bertindak semau sendiri
imut, kecil, suka bikin gemes bagi orang yang melihatnya secara langsung
kadang dia lebih cerdas dari hanya "seekor kelinci"

Suka mengerlingkan mata, genit
Bikin orang lupa bahwa dia adalah "kelinci"

Kadang kelinci ini menghampiri, meminta untuk dielus dan disayang
Jika sudah begitu, hal yang aku sukai dengan mudah aku lakukan...

Aq usap-usap bulu halus nya di kepala
turun mengikuti panjang bulu,
aku ulangi lagi dan lagi...
sambil sesekali menatapkan pandanganku untuk memastikan bahwa
dia benar-benar seekor "kelinci"

Bagaimana aku bisa melupakan bahwa kita tak mampu berkomunikasi lebih jauh..
hanya dengan pandangan mata, sedikit senyuman
dan kadang aq tertawa melihat tingkah lucunya...

Yahhhh dia adalah "kelinci kecil ku"

aku menyayanginya, sangat menyayanginya
melihat nya mondar-mandir
cukup membuat ku menarik bibir untuk sekedar menyunggingkan senyum tipis

mendengar langkah kecil nya
cukup membuat aku ingin sekali menghampiri dan menggodanya

dengan sedikit sentuhan, dia mampu menjelma menjadi makhluk yang..unik
yang mampu menarik perhatian dalam
dan membuat aku susah memalingkan pandangan

murni hanya dengan menatap nya
menatap kelinci ku, aku serasa nyaman
bagai dirumah...

entah kenyaman bagaimana dan seperti apa
yang dapat merumuskan persamaan tersebut
tapi itulah kenyataannya...

aku hanya merasa nyaman saat menancapkan pandangan ku kepadanya..
kelinci kecil ku...


aku tidak menginginkan apa-apa
selain mendapatkan kesempatan waktu
yang cukup untuk menatapmu



I wanna see you, always






Nici

Minggu, 21 Juni 2015

No title

Untuk yang terjaga pada malam sunyi ini,

Aku rebahkan tubuhku
dalam balutan selimut yang cukup hangat
untuk melindungiku dari pendingin udara di kamarku
aku mencuri waktu
untuk sekedar berpikir..."ada apa denganku!?"

Aku yang seperti ini
sedang dilanda bingung tentang sesuatu
tapi akupun tak cukup mengetahuinya
apakah sesuatu itu

hampa
tentu saja aku pernah cukup senang
dibandingkan dengan perasaan yang terbalut luka yang dulu kerap mendera
yang dikarenakan sesuatu yang tak pernah terucap dan tak akan pernah
terungkap, sungguh hal terbodoh yang
pernah aku ciptakan sendiri

tentu saja aku seharusnya senang
dengan kehampaan ini
seharusnya aku menikmati....


namun sejujurnya...
aku butuh lebih dari hanya sekedar
hampa.




Nici

Senin, 15 Juni 2015

HBD Uti 16 Juni 2015

Yang tersayang, Eyangku

Saat ini, 81 tahun sudah usia Uti di dunia.
Tiada kata yang mampu ku susun untuk membaginya
Tiada kata yang sanggup menjelaskan betapa aku merasakannya
Yang ada hanya beberapa kata
Yang terlalu sedikit namun memiliki beribu makna dalam duniaku
beribu asa dan beribu hasrat untuk menggapainya

A.K.U K.A.N.G.E.N U.T.I

Hanya begitu saja
Mengalir dalam darahku
Mengalir dalam setiap detik pemikiranku
Mengalir bagai udara yang selalu mengelilingiku
menunggu giliran untuk kuhirup
menarik nafas untuk melanjutkan hidup ini
Mengalir begitu saja dalam angan serta bayang masa lalu

Beberapa saat masa lampau yang sempat aku.....lupakan.....

Saat itu aku tidak benar-benar melupakan, sungguh..

Hanya saja saat itu aku terlalu muda
untuk menyadari betapa terbatas nya waktu dalam hidup ini
untuk menikmati saat-saat yang terlalu indah
untuk hanya sekedar menjadi sebuah kenangan.

Disaat aku lemah, aku merasakannya
Kebutuhan ku untuk menghilangkan rasa amarah
Tangis, Hasrat untuk meredakan luapan segala emosi....

Hanya Uti yang aku harapkan.
Yang mampu memelukku tanpa syarat dan ketentuan berlaku
Yang sanggup memelukku tanpa keterbatasan waktu
Yang mau memelukku apa adanya.

Uti, Eyang uti ku yang paling aku rindukan...

I Miss You.
I Miss You.
I Miss You.


Nici

Sabtu, 09 Mei 2015

25 April 2015

Jingga cakrawala membuka hijab nya
Biru cakrawala kini membentang dari dari tiap sudut ke sudut yang lain
Panorama baru, indah dan megah
Sebuah karya pahatan luar biasa dari Sang Illahi

Mengatupkan 2 ujung selendang merah
satu ujung yang bersih dan satu ujung yang kotor
saling menyatu..tak terlihat
buram ditelan kecerahan
hingga yang nampak hanya keindahan
kemegahan warna selendang, yang anggun dan memesona
bagi siapapun yang memandang, menyentuh serta membelainya

Baik dan buruk
Hitam dan putih
Indah dan pahit
nya kehidupan....akan selalu bersanding
dengan satu kebenaran Illahiah
yang pantas dijadikan tujuan dan pelajaran

Kebenaran yang ku rasa, sungguh mahadhasyat...janji-Nya
"Keindahan akan tiba pada waktunya"
terpenuhi sudah..

Tabir yang menutupiku dari kebenaran
tlah tersingkap
Merajai duniaku, hari-hari penuh makna
Merajai duniaku, berharganya setiap detik yang berdetak
Merajai duniaku, duniaku indah bila benar-benar ku perhatikan
Merajai duniaku, kebebasan waktu dunia tanpa batas
Merajai duniaku, penghargaan tertinggi yang baru saja ku peroleh, dariku sendiri
Merajai duniaku, dunia tanpa bergantung pada satu sisi pribadi ciptaanNya

Kini aku dapat terbang bagai seekor elang
Sayapku mengepak gagah...sayap kanan dan kiriku lebar menggapai batas langit
Menatap tajam kedepan siap menerkam
Dan tak kan pernah menyerah lagi

Kepingan Kegagalan demi kegagalanku telah membentuk suatu anak tangga
yang tanpa kusadari sedang menghantarkanku pada
Kebesaran Jiwa Penemuan Jati Diri

Inilah aku yang sekarang
Deretan panorama kebebasan dan keindahan kehidupanku
kini dalam genggaman...

Kokoh tak terkalahkan.

Terimakasihku yang terdalam
bagi yang mengantarkan "kebenaran sejati" dalam hidupku
aku pernah begitu menyayanginya
dan perasaan itu ternyata merupakan jembatan untukku mendapat yang lebih abadi, yang tak kan pernah mati.

Itulah masa titik balik kehidupanku.


Nici
Thx for you
ILYM